Ilustrator : Rekanita Indah Nur Fadilah
Kegiatan safari ramadhan yang diadakan oleh PAC (Pimpinan Anak Cabang) IPNU (Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama') IPPNU (Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama') Kecamatan Sooko tidak berhenti di minggu kedua, melainkan terus berlanjut
sampai minggu ketiga yakni pada tanggal 2 Mei 2021 yang bertepatan di masjid
Baitur Rochman, Dusun Kedawung, Desa Gemekan. Acara tersebut dihadiri oleh
Ketua Ta’mir Masjid Baitur Rochman, Ketua Nadhlatul Ulama’ Ranting Kedawung
Gemekan, seluruh pengurus PAC IPNU IPPNU Kecamatan Sooko, serta banom-banom
lainnya seperti Banser, GP Anshor, dll. Bahkan warga yang berada disekitaran
masjid Baitur Rochman ikut menghadari kegiatan tersebut.
Rangkaian acara safari Ramadhan jilid III tidak jauh beda dengan
safari ramadhan yang sebelumnya. Bahkan hampir sama, sebelum acara dimulai
Rekan PAC IPNU Sooko telah bergantian dalam pembacaan Al-Qur’an yakni Surah
Ar-Rahman, Surah Al-Waqiah dan Juz 30. Ketika
pembacaan Al-Qur’an selesai, kegiatan safari Ramdhan dimulai. Yang mana
dibuka oleh Master Of Ceremony yakni rekanita Niza. Dilanjutkan dengan
pembacaan istighasah yang dipimpin oleh Rekan Ahmad Ibnu Mas’ud.
Sambutan dari ketua PAC IPNU sooko yakni rekan Ahmad Rifki
mengucapkan terima kasih kepada ketua Ta’mir Masjid Baitur Rochman dan
menyampaikan beberapa pesan untuk rekan-rekanita yang hadir dalam kegiatan
safari ramadhan.
“Tidak ada ruginya mengikuti suatu organisasi khususnya di IPNU
IPPNU, yang dimana organisasi tersebut telah mengikuti aliran ASWAJA
An-Nahdliyin yang artinya kaum yang menganut I’tiqod dan amaliyah Nabi Muhammad
Saw dan Sahabat-sahabatnya. Maka, kita menjadi penerus harus bisa ngurip-nguripi
NU” tegasnya.
Setelah sambutan ketua PAC IPNU Sooko, acara inti yakni Mauidhoh
hasanah dan nanti akan ditutup dengan do’a yang di sampaikan oleh ketua Ta’mir
Masjid Baitur Rochman yakni Bapak Muhammad Ikhsan yang dimana beliau menjelaskan
tentang awal mula berdirinya Nahdlatul Ulama’ dan Keutamaan Malam ke-21
ramadhan.
“jangan menyesal mengikuti organisasi Nahdlatul Ulama khususnya
buat sampean-sampean ini di organisasi IPNU IPPNU, karena NU di
didirikan oleh Ulama-Ulama yang tidak diragukan ke ilmuhannya yang Insya Allah
sanadnya tersambung dengan Rasulullah, misalnya KH.Hasyim Asy’ari, Mbah Wahab
Chasbullah, Abu Hasan Al-Asy’ari, Imam Abu Mansyur Al-Maturidi, dll. Lanjutkan
perjuangan-perjuangan ulama sebagai generasi bangsa”tuturnya.
Kegiatan safari ramadhan berjalan dengan lancar, semoga kegiatan
ini memberi manfaat khususnya bagi rekan-rekanita IPNU IPPNU Kecamatan Sooko.
penulis ingin menyampaikan “Ilmu ASWAJA itu perlu dipelajari, tak hanya
dipelajari melainkan harus diperjuangkan hingga ASWAJA tetap hidup di masa kini
sampai nanti, ketika sudah diperjuangkan, jangan lupa untuk mengabdi dan
mengimplementasi!
